Berlibur ke Bali? Kamu Termasuk Tipe yang Mana?

Berlibur adalah bucket list yang biasanya sudah kita rencanakan dari jauh-jauh hari. Rutinitas di kantor yang monoton membuat kita jenuh karena pekerjaan yang dilakukan itu-itu saja dan berulang terus menerus. Bisa juga karena keterbatasan waktu dengan keluarga yang akhirnya mendapat complain karena dianggap lebih mementingkan pekerjaan daripada orang-orang di rumah.
Kita akhirnya akan mengambil kalender untuk mencari hari libur atau jika beruntung bisa memanfaatkan hari kejepit, sekaligus membuka situs resmi airlines tertentu untuk mencocokan tanggal, lalu pilih penginapan yang bagus di Bali.
Lalu, apa yang seharusnya dilakukan setelah mencocokan cuti dan tanggal keberangkatan?
Kita bisa mulai mencari destinasi atau tujuan, mencari hotel yang akan digunakan sesampainya di sana, serta tempat wisata yang bisa di-explore.



Pexels.com
Secara garis besar, kita dibagi menjadi dua tipe:


1. Tipe yang menyukai pergi ke gunung
Sebagian orang memilih berlibur ke gunung atau pegunungan. Hawa yang sejuk dan cenderung dingin, sering kali menjadi pelarian orang-orang kota yang jarang merasakannya. Banyaknya pepohonan dan hijaunya daun, membuat pikiran kita relaks. Tenangnya suasana pegunungan juga menjadi poin penting jika kita sedang tidak ingin mendengar bising kendaraan.
Gunung juga menjadi tujuan bagi para pendaki. Menginjak puncak gunung seperti Bromo, Gunung Gede, Rinjani, menjadi kenikmatan tersendiri bagi mereka yang menyukainya. Katanya, dari atas sana kita bisa melihat betapa nyata kebesaran Tuhan, juga betapa kecil kita sebenarnya di dunia. Beberapa orang memilih kembali mendaki ke puncak ‘hanya’ untuk sekadar mengingatkan bahwa mereka sekecil itu.
Lalu banyak yang mendaki dengan alasan olahraga atau hobi. Tapi bagaimana kalau kita menyukai suasana gunung tapi tidak hobi atau tidak memenuhi syarat mendaki gunung? Jangan khawatir, kita juga bisa merasakan suasana gunung tapi dengan ketinggian yang lebih rendah. Contoh dataran tinggi Dieng yang sudah tidak asing lagi di telinga.
Kita bisa mendaki puncak Sikunir di dini hari atau malah mendirikan tenda untuk melihat matahari terbit dan merasakan pengalaman berada di negeri di atas awan. Bagi yang tidak sekuat itu untuk tidur di dalam tenda, masyarakat di Dieng sudah banyak yang menyewakan jasa guest house dengan harga yang ramah kantung.

Pexels.com
2. Tipe yang menyukai pantai

Nah, sebagian orang akan memilih pantai sebagai tujuan liburan mereka. Laut biru luas, ombak kecil yang menyapu sepanjang garis pantai, pasir halus atau malah bebatuan terhampar, lalu sunset nan romantis. Banyak sekali daya tarik dari pantai. Pilihan ke pantai, kamu bisa coba ke Bali!

Belum lagi olahraga air, juga matahari yang melimpah. Candle light dinner di pinggir pantai bersama pasangan, atau sekadar hot chocolate sambil duduk di balkon salah satu kamar Hotel Nusa Dua Beach yang menghadap langsung ke pantai berpasir putih.

Dengan fasilitas bintang lima Hotel Nusa Dua Beach, kita juga bisa memilih tinggal di hotel untuk berenang di kolam layaknya milik sendiri atau ingin memanjakan diri? Kita bisa memilih fasilitas spa, dong!

Shutterstock.com
Jadi, sudah tahu, kan, kamu tipe yang mana? Setelah cuti di-acc, tiket sudah di tangan, kita tinggal memilih tujuan ke pantai atau ke gunung. Pastikan juga membawa jaket tebal kalau kamu memilih liburan ke daerah pegunungan, dan jangan lupa sunblock. Sunblock tidak hanya diperlukan saat pergi ke pantai, lho. Di daerah pegunungan juga sinar matahari bisa membakar kulit kita, bedanya hanya kita tidak sadar.
Sunburn, kondisi kulit wajah (atau kulit bagian lain di tubuh) yang memerah karena terbakar sinar matahari akan mengganggu kenyamanan dan juga tidak baik bagi kulit. Karena di pegunungan berhawa dingin, kita cenderung tidak sadar sedang terpapar matahari. Insting kita mengatakan jika kedinginan, maka matahari menjadi jawaban untuk menghangatkan badan. Padahal, matahari di pantai atau di gunung sama. Sama-sama mengandung ultraviolet dan harus tetap dijaga agar jangan sampai masuk ke kulit kita.
Jadi, meskipun kamu memilih berwisata ke daerah pegunungan, bawalah sunblock. Jangan sampai liburanmu terganggu gara-gara kulit memerah dan perih, lalu berakhir bad mood sampai waktunya pulang.
Bagaimana, kamu sudah mendapat tanggal yang cocok? Atau malah sudah mengajukan cuti untuk minggu depan?

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »